10th Psychofest adalah suatu rangkaian acara yang dipersembahkan oleh Fakultas Psikologi Unair untuk mengenalkan, mengembangkan dan menerapkan ilmu psikologi melalui ranah seni, sport dan juga edukasi. Dalam rangkaian ini terdapat berbagai macam acara, IPBL (Indonesian Psychology Ball League), OPSY (Open Psychology), Debat Nasional, Seminar dan Festival Film Nasional dan puncak penutup dari rangkaian acara Psychofest adalah “10TH Psychofest Bazaar & Music“

“10TH Psychofest Bazaar & Music“ itu sendiri mengusung tema “Unity in Diversity” yang memiliki makna kesatuan dalam keberagaman. Tema tersebut merupakan tema yang lebih spesifik lagi dari tema utama rangkaian acara Psychofest yaitu “Relasi antara originalitas (autentisitas) manusia dengan sistemnya”, dimana sistem manusia dimaknai menjadi keberagaman. Dari keberagaman itulah yang akhirnya diharapkan bisa menjadi satu-kesatuan dengan adanya serangkaian acara Psychofest yang ditutup oleh alunan-alunan musik yang membaurkan berbagai macam dinamika manusia.

Dalam acara ini memiliki total 100 tenant yang hadir guna mewadahi kreativitas serta kemampuan berbisnis yang sedang digandrungi oleh masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai macam jenis, seperti FnB, label, juga fashion dan lifestyle,  serta barang barang unik yang dikemas dalam bentuk yang inovatif. Tidak hanya itu, nantinya bazaar akan mewadahi tenant yang memiliki keahlian dalam bidang jasa ataupun layanan yang berguna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu “10TH Psychofest Bazaar & Music“ juga memfasilitasi komunitas kreatif untuk memperkenalkan keahliannya.

The Trees & The Wild band indie Jakarta yang baru saja launching album terbarunya “zaman-zaman” yang memuncaki draft no.1 album terbaik 2016 dalam majalah Rolling Stone Indonesia beranggotakan Remedy Waloni, Andra Budi Kurniawan, Charita Utami, Hetri Nur Pamungkas, dan Tyo Prasetya. Mengusung music shoegaze dalam album barunya, mereka siap memanjakan telinga pengunjung dalam panggung “10TH Psychofest Bazaar & Music“.

Kelompok Penerbang Roket, band rock asal Jakarta, Indonesia. Digawangi oleh John Paul Patton (bass/vokal), Rey Marshall (gitar/vokal), dan I Gusti Viki Vikranta (drum), trio ini dibentuk pada 2012 lalu dengan menyerap inspirasi dan semangat bermusik bukan dari Amerika Serikat atau Inggris, melainkan dari band-band rock legendaris asal Indonesia yang menjadi pahlawan mereka seperti Panbers dan AKA menjadi puncak kegilaan pengunjung dalam panggung “10TH Psychofest Bazaar & Music“. 

Selain dua band berpengaruh di Indonesia tersebut masih ada lima band indie yang akan ikut menggemparkan “10TH Psychofest Bazaar & Music“ yaitu, Timeless (alternative-rock/Surabaya), Hi!Mom (Alternative-rock/Surabaya), Beeswax (Emo/Malang), Cotswolds (Shoegaze/Surabaya), Layung Temaram (Folk/Surabaya) yang pastinya sudah tidak asing ditelinga pecinta musik indie.

Facebook Comments