Home / News / Minor Dialogue Menuangkan Kegelisahan Melankolisnya di Video Klip ‘Radfor, Very Funny’ dan ‘Kibou’

Minor Dialogue Menuangkan Kegelisahan Melankolisnya di Video Klip ‘Radfor, Very Funny’ dan ‘Kibou’

Singer/songwriter asal Malang/Tangerang, Bagas Asfriansyah, di bawah moniker ‘minor dialogue’ telah merilis dua dari tiga video klip perdananya untuk trek ‘radford, very funny’ dan ‘kibou’ pada Jumat (23/2/2018). Kedua trek tersebut diambil dari EP-nya yang bertajuk ‘from which i can’t look away’ yang dirilis akhir 2017 lalu oleh label indipenden asal Malang, Pop Flesh Records.

Proses pengambilan gambar semua dilakukan di berbagai area di Tokyo, Jepang pada Januari 2018 silam.

“Video ini dibuat karena salah satu ‘impian’ saya adalah mempunyai EP dari hasil musik dan tulisan saya sendiri, lalu membuat bentuk visualnya di luar negeri. Salah satu negara yang punya kesan dan pesan personal buat saya pribadi adalah Jepang, jadi saya memutuskan untuk pergi kesana dan meneruskan kemauan saya ini,” ujar Bagas.

Ia menambahkan, bahwa di dalam kedua video klip tersebut terdapat cerita dan ‘simbol-simbol’ tersembunyi yang ingin disampaikan, jadi tidak semata-mata menampilkan latar di luar negeri.

Ketiga videonya pun akan berkesinambungan, dengan menampilkan perspektif dari kedua ‘pemain’ di masing-masing video. Video ketiganya diambil dari trek ‘daydreaming, datedreaming’ namun masih akan dirilis di kemudian hari.

“’radford’ dan ‘kibou’ sendiri bercerita tentang harapan, yang memang jadi tema utama dari EP. Saya juga menuangkan segala kegelisahan ‘melankolis’ yang saya rasakan seperti keadaan jiwa dan pikiran yang fluktuatif, rumitnya hubungan satu arah, pesimisme, dan lainnya. Memang dari segi lirik sangat personal, tapi saya yakin orang lain yang berusia ‘tanggung’ seperti saya juga pasti merasakan apa yang saya alami jika menilik lebih dalam lagi lirik yang saya tulis. I would say this is not basically just a hope thingy. It’s way, way deeper than that,” jelasnya.

Facebook Comments

About Redaksi

Check Also

Single “Suatu Saat Nanti”, Perpisahan Ala Hot New Camp

Hot New Camp band Pop Punk Malang yang terbentuk sejak tahun 2007, beranggotakan Raymond (Guitarist …

If the spinner keeps loading forever, click to hide it.
Loading...